- Gn. Halimun -
Wednesday, April 19th, 2006– Gn. Halimun –
tulisan ini gw buat hanya sebagai pengingat, karena ingatan gw tentang hiking sebelum - belumnya udah banyak yang lupa (pikun neeeh…). nanti klo yang lainnya dah inget baru gw tulis lagi dah.
akhir mei 2004 (tgl-nya gw lupa), tepatnya hari sabtu pagi. gw ama temen2 sekelas gw di stm kumpul di sekolahan, kebetulan saat itu libur sekolah. kami waktu itu berencana hiking ke gunung halimun, itung2 refreshing sebelum kami praktek magang di tingkat 4 nanti. saat itu yang ikut hiking ke halimun ada 9 orang, yaitu :
- gw (dhani) - pulung
- angga - satiman
- rino - giri
- ardya - nandar
- rully
janji berangkatl dari sekolah sih jam 10.00, ga taunya malah berangkat jam 13.00. setelah mengecek semua persiapan kami pun berangkat stasiun cawang menggunakan bus umum. sampainya di stasiun cawang ada keributan kecil (setengah bercanda sih) di antara kami, yaitu si angga sebagai ketua hanya membeli 4 karcis. katanya ga usah beli karcis buat semua, nanti kita main petak umpet aja di kereta ujarnya. sebagian dari kami ga terima, tapi sebagian lainnya malah setuju. pikir mereka dengan engga membeli karcis akan mempunyai tantangan tersendiri (dholim loh). pada saat kami asik berdebat, tanpa disadari kereta jurusan bogor pun lewat. kami sadar ketika kereta sudah jalan, alhasil gaya lari anak stm pun keluar ;p.
apa yang ditakutkan akhirnya muncul setibanya di stasiun bogor, kami semua kena razia sewaktu hendak keluar dari stasiun bogor. angga sebagai ketua ketua rombongan keluar sifat tanggung jawabnya, berdua ditemani nandar masuk ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. setelah debat sana - sini kami pun dilepaskan dengan membayar jaminan sebesar Rp. 50.000,-
awalnya sih diminta Rp. 450.000,-. tapi berkat kepiawaian nandar bergenosiasi kami tak jadi membayar sebesar tuntutan pak polisi tersebut.
dari stasiun bogor kami naik angkot ke depan kebun raya bogor, waktu saat itu menunjukan sekitar jam 3 sore. sampai di kebun raya bogor, kami lanjut naik mini bus ke sukabumi. kami mencoba bernegosiasi dengan supir untuk mau mengantar kami sampai ke kaki gunung halimun, tentunya dengan bayaran lebih. di tengah perjalanan ke sukabumi, naik 2 mahasiswi dari universitas pakuan. tentu saja temen2 gw pada rusuh, soalnya salah satu dari mahasiswi tersebut berparas cantik (namanya dini klo ga salah). setelah menggoda cukup lama sepanjang perjalanan, akhirnya temen gw dapet poto bareng sama mba dini. bahkan dapet no hp-nya (pulung emang jago klo soal beginian dah). sepanjang perjalanan, gw banyak melihat pemandangan yang asri. rumah2 tertata rapi, sawah - sawah, dan tentunya akhwat - akhwat yang manis (hua …. ha … ha … ha …. ha ….. !!)
menjelang maghrib, kami sampai di pemberhentian terakhir bus yaitu terminal sukabumi. karena telah ada kesepakatan sebelumnya, mini bus pun lanjut ke kaki gunung halimun setelah menurunkan penumpang yang lain di terminal sukabumi. sekitar jam 19.00 kami sampai di basecamp kaki halimun, langsung saja semua nyerbu warung nasi goreng yang terdapat di sekitar basecamp tersebut (sekalian istirahat). setelah cukup isitirahat, kami pun melanjutkan perjalanan. dengan berbekal senter yang diminimalisir, kami mulai masuk ke dalam hutan dengan melewati jalan setapak menuju ke pos pertama. gelapnya hutan dan hawa yang dingin sangat menusuk menambah arti tersendiri, dikarenakan saat itu kabut mulai turun. senter kami gunakan sehematnya dengan menyalakan begantian. rombongan belakang menyalakan senter isyarat sekitar 15 menit sekali ke arah depan untuk memberi isyarat keberadaan mereka (takut2 nanti diculik jin :p). sepanjang perjalanan menuju pos pertama kami tak terlalu banyak bicara, soalnya suasananya serem jendral.
ketika hampir mendekati post satu, kami sempat melewati beberapa rumah warga setempat yang kebanyakan ga berpenghuni. setelah mendaftar di post satu, kami melewati perkemahan para pendaki. perkemahannya hampir menyerupai pasar karena berhias lampu lentera badai. tapi kami berkemah tidak di sekitar perkemahan, kami masuk ke hutan lebih dalam lagi (biar seru sih kata yang lain). tempat yang kami pilih terdapat pohon besarnya, salah satu teman sempat ketakutan dan minta kembali ke daerah perkemahan (ngaku lo ndar). setelah mendirikan tenda, kami mulai membuat api unggun. tak jauh dari tenda terdapat sungai, sehingga memudahkan kami untuk mengambil air wudhu dan memasak air. malamnya sebelum tidur, kami ngobrol - ngobrol sambil bermain gitar. sementara si pulung asiik bersms - sms ria dengan mba dini (kebetulan hp mendapat sedikit sinyal di sana). rino dan nandar tidur terlebih dahulu, sementara gw asiik bermain gitar mengiringi yang lain mengobrol. awalnya angga berjaga di luar tenda pada saat yang mulai tidur, tp belum 10 menit dia minta digantikan sebentar. akhirnya satiman yang menggantikan. tak urung 15 menit, satiman pun kembali masuk ke dalam tenda karena ketakutan (ha…ha..ha…).
pagi - pagi sekali kami bangun, setelah solat subuh kami mulai memasak nasi. selagi memasak nasi, kami dikagetkan oleh iklan di tengah hutan, iklannya yaitu pedagang yang membawa bakul nasi uduk. kami semua sempat terbengong oleh penampakan iklan tersebut (di tengah hutan gini ?).
setelah sarapan, kami mulai merapikan tenda untuk melanjutkan perjalanan dan tak lupa untuk berfoto - foto sebentar. perjalanan ke pos 2 cukup berat karena medan mendaki. setelah sampai di puncak halimun, kamipun bergegas ke curug untuk memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum pulang (maklum cuman 2 hari).
perjalanan ke halimun cukup melelahkan, tapi penuh pengalaman yang menarik. banyak cerita - cerita lucu yang ga sempat gw tulis karena akan cukup panjang nanti halamannya … :p
dhani, 19 April 2006