Archive for October, 2005

cinta berkawan

Wednesday, October 12th, 2005

waktu pada saat itu menunjukan pukul 20.56. entah kebetulan atau tidak, pada saat itu pintu rumah dikunci sama ibu. gw yang saat itu baru pulang tarawih (lumayan lagi libur dari kantor, jadi bisa tarawih …. >_<) akhirnya terkurung di luar. spontan gw pun berjalan ke luar rumah, iseng2 cari anginlah …..
karena tiba2 perut keroncongan (duuuhh …. T_T), reflek tubuh gw bergerak ke arah warung tempat gw biasa berkumpul sama teman2. kami sudah biasa berkumpul di sana semenjak kami masih di SD, banyak hal yang pernah kami lakukan di sana. mulai dari membuat layangan hias, buka bersama (bawa makanan dari rumah masing2), bertengkar, bercanda (untungnya nangis bareng2 blom pernah …. boy’s don’t cry :p) dan banyak hal2 lainnya yang menjadi kenangan tersendiri.
sampainya di warung gw langsung mencari makanan yang bisa buat ganjel perut. rico (pemilik warung -red) langsung tertawa ketika melihat keadaan gw yang masih rapi berpakaian koko.
“ha….ha…..!! tumben jam segini lo masih rapi dhan ?” canda rico memulai pembicaraan kami. “pasti lo dikunciin yah ?” tebaknya penasaran.
“ya gitu deh, eh tolong roti yang itu donk … yang rasa coklat ya !” gw pun mempersingkatkan jawaban atas pertanyaannya. maklum, soalnya perut udah krucuk - krucuk neeh.
rico pun segera mengambilkan roti yang gw tunjuk. “eh lo kemana aja, kok ga pernah keliatan ?” ia pun mulai melanjutkan pembicaraan.
pertanyaan seperti sudah bisa gw tebak sebelumnya, karena selepas jalan2 ke bandung waktu itu kami tak pernah berkumpul lagi. semuanya kembali sibuk pada kerjaan masing2 (maklum rata2 anak stm semua, jadi lulus stm pada kerja …..). entahlah, kok baru berpisah beberapa minggu saja rasanya seolah - olah sudah lama tidak pernah bertemu.
“yah kan gw kerja, tapi anak2 masih nongkrong kan klo malam minggu ?” gantian gw yang balik penasaran. maklum libur gw gak menentu, disebabkan kerjaan gw yang ber-shift2-an.
“sebagian sih, ga semuanya ngumpul. termasuk lo !!” telunjuknya diarahkan ke muka gw.
tiba2 sebuah lampu motor menyinari kami berdua. kami yang kesilauan berusaha menerka pengendara motor tersebut. sebuah tawa yang tidak asing lagi bagi kami muncul di balik cahaya lampu motor, ternyata retno salah satu teman kami yang tadi barusan menjahili kami. dia pun segera berbaur, dan langsung mencomot sebagian roti yang sedang gw makan. kemudian kami bertiga asyik berbincang satu sama lain.
selang tak berapa lama kemudian, muncullah teman gw yang lainnya satu persatu. mereka semua juga baru pulang tarawih dan punya tujuan yang sama ke warung rico, yaitu mau membeli makanan buat ngemil. mungkin inilah yang disebut naluri persahabatan, sehingga saat itu kami semua berkumpul ….. komplit !!!…..(dhani, retno, ipank, rendhy, togar, sigit, rico, riki, nur, ujang, agus, ari, bapet, jadul, cukim, iwan)
rasanya malam itu serasa sejuk, entah karena udaranya atau kehangatan persahabatan kami. kami pun berbincang - bincang tentang segala hal (yang jelas bukan nge-gosip, emangnya kita cowo apaan geetu loch), mulai dari gaji yang nanti akan terima saat akhir bulan, rencana acara nanti buat malam takbiran sampai adu2an jam kerja ……………
“lo masih mending dhan. gw tidur jam 2 pagi ‘en jam 5 subuh gw berangkat kerja sampe jam 5 sore ” ujar rendhy yang mengklaim bahwa dirinya lah yang memiliki jam kerja paling lama. yang kemudian disusul oleh teman2 gw yang lainnya, semua berlomba - lomba mengklaim bahwa jam kerja merekalah yang paling lama. dan masih banyak topik2 lainnya yang membuat kami tak berhenti tertawa setiap detiknya. waktu pun seolah - olah berhenti mendengar celoteh kami semua, seperti ingin ikut serta dalam kehangatan persahabatan kami.
keesokan harinya, gw pun seperti memiliki semangat baru berangkat ke kantor. padahal gw malam itu tidur jam 1/2 empat subuh (sekalian sahur …… :p). itulah salah satu indahnya silahturahmi yang didasari
cinta berkawan“.

and how about you ?

dhani, 12 oktober 2005